cinta yang mereka tahu

Kania bercerita tentang zaki, aku terpaksa mendengarnya.kadang aku jenuh jika awal pertemuan kami setiap paginya kania isi dengan cerita tentang zaki yang akhir akhir ini kembali dekat dengannya.
''zaki...lagi,zaki...lagi,'' pikirku.tapi masih menyimak cerita di balik aku menyembunyikan kekesalanku.
Aku mendukung mereka jadian , tetapi kepastian akan hubungan mereka kembali berputar putar. Hingga perputaran roda cinta itu berakhir pada satu titik, titik kesangsian kania yang mengulur ulur waktu tentang keyakinan akan perasaan dan keputusannya, dan aku akhirnya bosan denga hubungan tanpa status mereka.
''naif'' kataku lagi pada diri sendiri.
Tidak seperti kania sang perfectionist yang memikirkan sebab akibat yang akan terjadi jika hubungan mereka di ikatkan dalam satu formalitas semata yaitu ''pacaran''.
Aku semakin mengenal kania dan memahami jalan pikirannya .ku pikir sama saja dengan zaki pria yang bisa menemukan celah yang tepat di mana dia bisa masuk dan menyelinap di antara ruang hati kania.dia menemuka satu titik yang membuatnya semakin yakin dan bertahan untuk mengejar cinta kania hingga saat ini