seminggu sebelumnya....di''bandara djuanda surabaya''
''tut......tut.....tut......'' setiawan berkali kali menelfon zie
''mungkin zie sibuk dengan prakteknya''pikir setiawan,
Dia akhirnya berangkat ke jogja dengan bis siang itu juga.
Sementara itu,
di asrama poltekes RS SOEWANDHIE,
''nih...dari tadi hp kamu berdering'' tukas iren, saat itu dia kesal menghampiri zie yang baru tiba di asrama, segera di raihnya hp dari iren, menghela nafas panjang, pagi tadi dia di buru oleh waktu sehingga lupa membawa handphone,di lihatnya 10 miss call dari setiawan,kening zie mengkerut.
''yahhhh....dik padahal aku sengaja berangkat dari palu ke surabaya agar ketemu adik di sana'' pinta setiawan ketika zie menelpon di sela istirahat siangnya.
''maaf...''hanya kata itu yang bisa dia ucapkan
''tidak apa apa,minggu depan ke lawang kan,????'' setiawan menekan ritme bicaranya, ''nanti saya temui adik di sana,sekalian mau berkunjung kerumah om juga di kota malang'' lanjutnya
SABTU SORE DI RSJ RADJIMAN WEDIODININGRAT,
Langkah Setiawan berhenti di sebuah pavilium Dr.basuki, seraya bertanya pada seorang wanita paruh baya yang sedang menyiram anggrek di depan pavilium itu,
Ketika zie keluar dari asrama putri yang letaknya di belakang villa dia melihat setiawan dari jauh, zie membiarkan iren,dewi, dan mala ke telega lebih awal, dari jauh zie melihat setiawan nampak asyik mengobrol dengan ibu itu
''ibu kurang tahu anak muda, coba tanya sama gadis itu, dia juga mahasiswi dari sulawesi'' pinta ibu itu seraya memalingkan wajah ke arah zie yang berjalan ke arah mereka,
''adik tahu zie...? Anak sulawesi yang praktek di sini...?'' zie memberi respon berupa senyuman,
''iya saya ''zie'' orang yang anda maksud...pinta zie, ketika langkah zie terhenti tepat di depan setiawan barulah dia yakin orang yang dia cari kini telah berdiri di depannya dengan penampilan yang berbeda.akhirnya setiawan tertawa beberapa detik dari pengamatannya yang masih belum yakin dan percaya dengan penampilan baru zie berbeda jauh dari zie yang dia kenal setahun yang lalu,
''wadu dik, aku nyaris tidak mengenal kamu lagi''
setiawan antusias dengan pertemuan ini di jabatnya tangan zie erat dan penuh semangat,
''oh... Iya kenalkan ini ica sepupu aku yang tinggal di malang, keduanya berpandangan dan bersalaman,zie membantu setiawan membawa salah satu bingkisan dari tangannya, setiawan membawa 2 kg apel asam manis khas malang yang besar dan ranum, mereka berjalan menuju kamar zie,
Setiawan tersenyum melihat penampilan zie dengan rambut yang di pangkas pendek,
''adik boleh nanya...?''
''apaa??? '' zie memburu
''lagi patah hati yah...kok rambutnya di potong pendek gitu'' setiawan bertanya di sertai tawanya.
Zie membalas dengan senyuman dan mengalihkan perhatian setiawan dengan pertanyaan lain
''hampir setahun yah, tidak pernah ketemu'' zie tersenyum seraya membuka bingkisan yang di bawa setiawan sebagai oleh oleh ke dua untuk zie
''wahhhh....wayang'' zie takjub dengan wayang kulit prabu kresna
''itu asli dari kulit lho dik,dapatnya waktu ada pameran seni di jogja'' terang setiawan,
''kok repot repot...ini apa?'' di bingkisan yang sama juga terdapat sebuah buku ''dunia sophie'' kening zie mengkerut,
''itu novel filsafat buat adik juga, sudah lama saya mau kasih ke adik tapi baru sempat ketemu sekarang''
Iren,dewi,dan mala tiba di asrama mereka menyambut kedatangan setiawan dengan berbagai pertanyaan curiga, sehingga keduanya agak kikuk, tak selepas obrolan mereka ketika masih bertiga dengan ica, lama terdiam
''baru kali ini saya merasa dekat dengan adik'' pinta setiawan di sela sela keributan asrama yang mulai ramai oleh kehadiran mas poniran,mas heru yang mampir pada setiap sorenya
''oh...iya novel ini belum sempat saya tamatkan ceritakan pada saya yah nanti endingnya gimana..''
Pinta setiawan ketika pamit pulang karna hari sudah petang, zie menemani setiawan berjalan menuju parkiran
''hati hati yah'' pinta zie ketika menjabat tangan zie untuk yang terakhir kalinya
''adik juga hati hati''
Bunyii klakson sepeda motor dan lambaian tangan ica menyiratkan sebuah perpisahan, zie masih mengamati motor setiawan melaju menuju gerbang depan kompleks asrama rsj wediodiningrat lawang,semakin menjauh dan hilang dari pandangan zie,meski setiawan tidak berbalik dan menoleh kearahnya dia bisa memandangi zie yang masih berdiri dari kejauhan dengan raut wajah sedih dan sebuah asa yang tersirat di balik kaca spion motornya
''kapan kita ketemu lagi''
Suara batin menggema di relung hati keduanya
sepenggal kisah di halaman kertas usang
Jumat, 25 Maret 2011
senja
dalam kembara rasa
apakah yang aku cari...?
Kala mata terpejam
samar kulihat rupamu
perlahan waktu mengikis engkau
dalam ingatan
meski tak ku pinta
kelak bila aku tersenyum
kelak bila aku tertawa
dan menangis,
di kala senja
aku masih bisa menyapamu dalam kenangan
ingin hati ini kau pinang kembali
apakah yang aku cari...?
Kala mata terpejam
samar kulihat rupamu
perlahan waktu mengikis engkau
dalam ingatan
meski tak ku pinta
kelak bila aku tersenyum
kelak bila aku tertawa
dan menangis,
di kala senja
aku masih bisa menyapamu dalam kenangan
ingin hati ini kau pinang kembali
Senin, 07 Maret 2011
Sabtu, 19 Februari 2011
Someone in far_far away
When i close my eyes
You still like a shadow
When i use my mind
You still like a jumble word
When i ask to my conscience
It's just to say
"i'm a guide then trust me"
and i believe that
Because...
My conscience will never say a lie
Someone in far_far away
Wait me...
I'll be there in your dream
Until you find me.
You still like a shadow
When i use my mind
You still like a jumble word
When i ask to my conscience
It's just to say
"i'm a guide then trust me"
and i believe that
Because...
My conscience will never say a lie
Someone in far_far away
Wait me...
I'll be there in your dream
Until you find me.
Jumat, 24 Desember 2010
TENTANG SESEORANG
Sebatas ku memandang jauh...
Dari tempat tersembunyi dan dalam rahasia besar
Begitu dekat tapi tak terjangkau
Serasa yang lain tak lagi berarti
Ku kira rasa perlahan kan menghilang
Karna waktu yang tak berpihak
nurani begitu pasti
Dan mimpi begitu sempurna
Tentang seorang pelipur lara
Cinta yang mereka tahu adalah cinta yang di ungkapkan dalam kata
Dan aku menyiratkan tangisku
Seperti titik titik air yang mengurai cahaya
Seperti pelangi yang ku nanti
Ketika mendung menyembunyikan surya di balik hitamnya.
Dari tempat tersembunyi dan dalam rahasia besar
Begitu dekat tapi tak terjangkau
Serasa yang lain tak lagi berarti
Ku kira rasa perlahan kan menghilang
Karna waktu yang tak berpihak
nurani begitu pasti
Dan mimpi begitu sempurna
Tentang seorang pelipur lara
Cinta yang mereka tahu adalah cinta yang di ungkapkan dalam kata
Dan aku menyiratkan tangisku
Seperti titik titik air yang mengurai cahaya
Seperti pelangi yang ku nanti
Ketika mendung menyembunyikan surya di balik hitamnya.
Jumat, 17 Desember 2010
Unek_unek
Nurani berbisik yakinkan hati
tapi ku ragu....
Kutinggalkan jejakmu dalam perjalanan waktu
Apa yang kini ku cari dalam sepimu
Dan
Apa yang telah kau temukan dalam diamku
Sesalku menghantui batinku
Membiarkanmu pergi
Akankah kau akan kembali nantinya.
tapi ku ragu....
Kutinggalkan jejakmu dalam perjalanan waktu
Apa yang kini ku cari dalam sepimu
Dan
Apa yang telah kau temukan dalam diamku
Sesalku menghantui batinku
Membiarkanmu pergi
Akankah kau akan kembali nantinya.
Langganan:
Komentar (Atom)